Analisis Hotspot Pada PMS Busbar I Bay Line 70kv Indramayu 1 Menggunakan Thermovisi
Keywords:
Sistem Transmisi, Thermovisi, Hotspot, Switchyard, InspeksiAbstract
PT PLN (Persero) merupakan sebuah perusahaan penyedia jasa kelistrikan Indonesia. Dalam menyalurkan listrik terdapat sistem transmisi. Sistem transmisi sendiri berfungsi untuk menyalurkan listrik dari pembangkitan sebagai sumber penghasil listrik menuju distribusi yang merupakan konsumen listrik. Agar sistem transmisi handal dan efisien, diperlukan inspeksi baik pada jaringan maupun gardu induk. Adanya anomali pada gardu induk menjadi tolak ukur dalam kehandalan sistem, contohnya inspeksi thermovisi. Pengukuran thermovisi merupakan sebuah pengukuran untukmendeteksi suhu objek untuk mengetahui suhu panas pada sambungan pada komponen switchyard. Titik panas pada komponen switchyard merupakan parameter yang selalu dipantau. Setelah melakukan thermovisi pada bay Line 70kV Indramayu 1 di gardu induk Jatibarang diketahui terdapat hotspot pada bagian klem pisau pemisah (PMS) phasa S sehingga menyebabkan pemanasan pada pisau tersebut. Jika tidak segera dilakukan perbaikan, Hotspot tersebut akan menyebabkan breakdown pada bay tersebut. Nilai tahanan kontak sebelum perbaikan sebesar 648,3 μΩ. Setelah dilakukan perbaikan, nilai tahanan kontak menjadi 84,4 μΩ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kontak PMS tersebut kotor dan kontaknya kurang kencang sehingga menimbulkan panas


