Rancang bangun lampu navigasi tongkang dengan pembangkit tenaga matahari

Authors

  • Muhammad Deddy Rahman Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Kahuripan Kediri Author
  • Trinil Muktiningrum Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Kahuripan Kediri Author

Keywords:

lampur navigasi, tongkang, PLTS, tenaga surya, efisiensi

Abstract

Tongkang batubara umumnya tidak memiliki sistem pembangkit listrik mandiri sehingga lampu navigasi bergantung pada baterai konvensional yang memiliki keterbatasan keandalan. Padahal, lampu navigasi merupakan komponen penting dalam keselamatan pelayaran sesuai regulasi COLREG 1972. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sistem lampu navigasi tongkang berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang dapat beroperasi secara mandiri dan berkelanjutan. Metode penelitian menggunakan eksperimen dengan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui perancangan sistem yang terdiri atas panel surya 10 Wp, baterai VRLA 12 V 7,2 Ah, dan Solar Charge Controller (SCC), serta pengujian selama 15 hari pada berbagai kondisi cuaca. Hasil penelitian menunjukkan sistem mampu menghasilkan energi 24,69–51,84 Wh per hari, memenuhi kebutuhan beban 24 Wh per hari, dengan efisiensi rata-rata 72,77% dan pengisian baterai stabil pada rentang 12,1–13,4 V. Lampu navigasi LED 2 Watt dapat beroperasi selama 12 jam setiap malam secara konsisten. Sistem ini dinyatakan layak, efisien, dan andal sebagai solusi energi alternatif yang mendukung keselamatan pelayaran berkelanjutan.

Downloads

Published

2026-05-30

How to Cite

Rancang bangun lampu navigasi tongkang dengan pembangkit tenaga matahari. (2026). Jurnal Integrasi Teknologi Dan Inovasi, 1(2), 110-120. https://journal.pintarologimedia.com/index.php/integrasi/article/view/49