Analisis Troubleshooting sistem starting excavator Hyundai HX210S berbasis 7 langkah di lokasi pabrik PT Mangole Timber Producers
Keywords:
Trobleshooting 7 langkah, Sistem Starting, Excavator Hyundai HX210S, Downtime, Perawatan alat beratAbstract
Sistem starting merupakan komponen penting excavator Hyundai HX210S karena menjadi penggerak awal operasional unit. Gangguannya menyebabkan unit tidak beroperasi, meningkatkan downtime, dan menurunkan produktivitas di PT Mangole Timber Producers. Penelitian ini menganalisis penerapan troubleshooting 7 langkah pada sistem starting excavator Hyundai HX210S, mengidentifikasi kendala teknis dan non-teknis mekanik, serta menilai efektivitasnya dalam menekan downtime. Pendekatan kualitatif studi kasus digunakan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap satu area head, dua mekanik, dan dua operator yang dipilih secara purposive sampling. Analisis data memakai triangulasi sumber, metode, dan member checking. Hasil menunjukkan metode 7 langkah diterapkan sistematis melalui identifikasi gejala, pemeriksaan visual, battery, fuse, relay, motor starter, dan pengujian ulang. Gangguan tersering ialah battery lemah, terminal berkarat, kabel longgar, relay rusak, fuse putus, dan motor starter rusak. Metode ini terbukti meningkatkan akurasi diagnosis, mempercepat perbaikan, dan menekan downtime. Disimpulkan metode troubleshooting 7 langkah efektif meningkatkan keandalan sistem starting excavator Hyundai HX210S.
References
Akbar, J., Sari, J. I., Putri, D. A., & Lentera, A. P. (2024). Strategi Efektif Dalam Perawatan Alat Berat Untuk Meningkatkan Efisiensi Opersional. Natural Resources And Enviromental Management, 2(1). https://ejurnal.unikarta.ac.id/nrem/article/view/1783
Ayu Nurjanah, D., Luluk Kusminah, I., Nadia Rachmat, A., Nabella, N., Studi Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja, P., Teknik Permesinan Kapal, J., Perkapalan Negeri Surabaya, P., Studi Teknik Pengelasan dan Fabrikasi, P., Teknik Bangunan Kapal, J., Konstruksi, P., & Pembangunan Jalur Ganda Rel Kereta Api, P. (2023). Analisis Penentuan Komponen Kritis Small Excavator Menggunakan Metode FMEA dan Diagram Pareto. Journal of Safety, Health, and Environmental Engineering, 1(1), 7–15. https://doi.org/10.35991/JSHEE.V1I1.19
Mochamad, O. :, Putra, R., Manggala, I., Darmawan, D., Lawrence, F. M., Powo, M. P., & Tandiyono, T. E. (2025). Lingkungan Kerja Sebagai Kunci Kelancaran Operasional : Studi Kualitatif Pada Perusahaan Distribusi Alat Kesehatan di Surabaya. Jurnal Media Akademik (JMA), 3(12), 3031–5220. https://doi.org/10.62281/4N7S8445
Munawir, M., Razi, M., & Khalik, A. (2025). Damage Analysis of Caterpillar 329 DL Excavator Unit Starter Motor Components. Elemen : Jurnal Teknik Mesin, 12(1), 73–80. https://doi.org/10.34128/JE.V12I1.309
Syahruddin, S., Kurniawan, D., Basri, B., & Azmal, A. (2024). Analisis Penyebab Trouble Sistem Bahan Bakar pada Unit PC300-8 di PT. Runggu Prima Jaya. JURNAL ALAT BERAT, 1(1), 1–10. https://doi.org/10.32487/JAB.V1I1.10
Taufik, M., Budiyono, & Prayogi, Y. (2023). Identifikasi Dan Troubleshooting Sistem Stater Pada Mesin Daihatsu Zebra 1.3 Dan Cara Mengatasinya. Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan.
Trie Wibisono, D., Ruswanto, S., & Minto, R. (2022). Troubleshooting Kerusakan Pada Sistem Hidrolik Excavator 320D Yang Mengalami Stroke di PT XYZ. Prosiding Seminar Nasional Teknik Mesin, 1, 132–141. https://prosiding.pnj.ac.id/index.php/sntm/article/view/23


