Penerapan ergonomi kerja dan aktivitas peregangan sebagai upaya pencegahan cedera pada relawan SPPG Blitar Talun Bendosewu
Keywords:
ergonomi kerja, aktivitas peregangan, pencegahan cedera, relawan SPPG, kebugaran kerjaAbstract
Relawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis melalui berbagai aktivitas, seperti persiapan bahan pangan, pengolahan, pengemasan, hingga distribusi makanan. Aktivitas tersebut dilakukan secara berulang dalam durasi yang relatif panjang dengan postur kerja yang kurang ergonomis sehingga berpotensi menimbulkan gangguan muskuloskeletal, kelelahan, dan penurunan produktivitas kerja. Kondisi ini menunjukkan perlunya upaya preventif melalui edukasi ergonomi kerja dan penerapan aktivitas peregangan sebagai bagian dari budaya kerja sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran relawan SPPG mengenai prinsip ergonomi kerja serta penerapan aktivitas peregangan untuk mencegah cedera selama menjalankan tugas. Metode pelaksanaan meliputi tahap identifikasi permasalahan, penyuluhan mengenai prinsip ergonomi kerja, demonstrasi dan praktik peregangan sebelum, selama, dan setelah bekerja, pendampingan penerapan postur kerja yang benar, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test disertai observasi praktik peserta. Kegiatan melibatkan relawan SPPG Blitar Talun Bendosewu sebagai mitra utama dengan pendekatan partisipatif sehingga peserta terlibat aktif dalam setiap tahapan program. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman relawan mengenai risiko cedera akibat postur kerja yang tidak ergonomis, meningkatnya keterampilan dalam menerapkan teknik peregangan dan posisi kerja yang benar, serta terbentuknya kebiasaan kerja yang lebih aman, sehat, dan produktif. Program ini juga diharapkan mampu menurunkan potensi keluhan muskuloskeletal, meningkatkan kebugaran kerja relawan, serta menjadi model pembinaan kesehatan kerja yang dapat direplikasi pada SPPG lainnya. Melalui penerapan ergonomi kerja dan aktivitas peregangan secara berkelanjutan, kualitas layanan relawan dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis diharapkan semakin optimal
References
American College of Sports Medicine. (2022). ACSM's guidelines for exercise testing and prescription (11th ed.). Wolters Kluwer.
Bridger, R. S. (2018). Introduction to ergonomics (4th ed.). CRC Press.
Hignett, S., & McAtamney, L. (2000). Rapid Entire Body Assessment (REBA). Applied Ergonomics, 31(2), 201–205. https://doi.org/10.1016/S0003-6870(99)00039-3
International Ergonomics Association. (2023). What is ergonomics? https://iea.cc/what-is-ergonomics/
Kogi, K. (2006). Participatory methods effective for ergonomic workplace improvement. Applied Ergonomics, 37(4), 547–554. https://doi.org/10.1016/j.apergo.2006.04.013
Prihanto, R. L., Widjajati, N., & Aderilla, S. (2025). The workplace stretching exercises as an ergonomic intervention to reduce musculoskeletal disorders among construction workers. Journal of Global Research in Public Health
Rakhmawati, N. S., & Indriyani, W. (2025). Occupational health promotion through stretching programs for the prevention of spinal muscle pain in workers. LINK.
Tarwaka. (2015). Ergonomi industri: Dasar-dasar pengetahuan ergonomi dan aplikasi di tempat kerja (2nd ed.). Harapan Press.
World Health Organization. (2022). Musculoskeletal health. Geneva: World Health Organization

