Kebugaran jasmani sebagai prediktor peningkatan efektivitas dan performa pembelajaran oleh tenaga pendidik

Authors

  • Budi Hantoro Program Studi Pendidikan Jasmani, Universitas Madani Indonesia Author
  • Arif Kustoro Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas Kahuripan Kediri Author
  • Garnika Ade Sinto Raya Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas Kahuripan Kediri Author

Keywords:

kebugaran jasamani, performa pembelajaran, tenaga pendidik, efektivitas mengajar

Abstract

Tuntutan profesionalisme tenaga pendidik dalam era merdeka belajar memerlukan kesiapan fisik dan mental yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi kebugaran jasmani sebagai prediktor terhadap efektivitas dan performa pembelajaran yang dilakukan oleh tenaga pendidik. Menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan sampel 80 tenaga pendidik, data kebugaran jasmani diukur menggunakan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan tes daya tahan kardiorespiratori (stamina), sementara performa pembelajaran dinilai melalui kuesioner evaluasi kinerja dan observasi kelas. Hasil analisis regresi linear menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara tingkat kebugaran jasmani terhadap efektivitas mengajar (p < 0,05). Tenaga pendidik dengan kebugaran kategori "baik" menunjukkan tingkat fokus yang lebih tinggi, manajemen kelas yang lebih adaptif, dan penurunan tingkat absensi akibat sakit. Kesimpulannya, kebugaran jasmani merupakan prediktor kuat dalam menentukan performa instruksional guru di sekolah.

References

American College of Sports Medicine. (2022). ACSM's guidelines for exercise testing and prescription (11th ed.). Wolters Kluwer.

Caspersen, C. J., Powell, K. E., & Christenson, G. M. (1985). Physical activity, exercise, and physical fitness: Definitions and distinctions for health-related research. Public Health Reports, 100(2), 126–131.

Cooper, K. H. (1968). Aerobics. M. Evans and Company.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Erickson, K. I., Hillman, C. H., & Kramer, A. F. (2019). Physical activity, brain, and cognition. Current Opinion in Behavioral Sciences, 27, 100–105. https://doi.org/10.1016/j.cobeha.2018.12.005

Field, A. (2018). Discovering statistics using IBM SPSS statistics (5th ed.). SAGE Publications.

Maksum, A. (2012). Metodologi Penelitian dalam Olahraga. Surabaya: Unesa University Press.

Ratey, J. J., & Hagerman, E. (2008). Spark: The revolutionary new science of exercise and the brain. Little, Brown and Company.

Sardiman, A. M. (2014). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.

Stronge, J. H. (2018). Qualities of effective teachers (3rd ed.). ASCD

Supriyanto, A., & Purnomo, M. (2019). Pengaruh Kebugaran Jasmani dan Manajemen Stres terhadap Produktivitas Kerja Pendidik. Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, 7(2), 112-118.

Widiastuti. (2015). Tes dan Pengukuran Olahraga. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

Kebugaran jasmani sebagai prediktor peningkatan efektivitas dan performa pembelajaran oleh tenaga pendidik. (2026). Jurnal Edukasi Laksana, 2(1), 18-24. https://journal.pintarologimedia.com/index.php/edukasi/article/view/59

Similar Articles

1-10 of 14

You may also start an advanced similarity search for this article.